Powered By Blogger

Friday, December 18, 2020

Catatan Perjalanan : Pendakian Gunung Sumbing day 1

 

Yogyakarta, 2 Agustus 2019

Ini merupakan pendakian aku dan kawan-kawan untuk yang ke sekian kalinya untuk menaklukkan puncak-puncak yang ada di pulau jawa. Berawal dari ke mumetan akan pekerjaan yang nggak kunjung selesai, ditambah perkuliahan pada waktu itu yang sedang cukup gila aku putuskan untuk mencoba menjauh dari dunia dan sekedar mencoba untuk mencintai alam semesta dengan melakukan pendakian ke puncak sindoro. Hari itu adalah hari jumat dimana pendakian kali itu hanya diputuskan anatar jadi atau tidak cukup dengan 2 hari ketika 2 dari 3 teman pendakian kali itu sedang balik ke jogja karena sedang libur masa studinya. Teman ku itu berkuliah di UNJ dan yang satunya di STIS. Sedang kawanku yang satunya adalah mahasiswa UPN Yogykarta. Kami berempat merupakan kawan sejak kami masih ber sekolah di salah satu sekolah di Yogykarta.

            Kami putuskan awal pendakian dan berangkat dari jogja di hari jumat setelah sholat jumat agar ketika kami sampai ke Jogja Kembali masih ada hari untuk istirahat sebelum masuk ke hari kerja lagi (pendakian kami biasanya 2 hari 1 malam). Persiapan kami sebenarnya cukup sederhana dengan mencoba membuat list bawaan pada hari kamis, dan meminjam beberapa alat di hari itu dan kami lengkapi di hari berikutnya jumat pagi. Alat-alat cukup aman karena kami emang sering untuk naik gunung secara rutin, dan kami adalah anggota sispala pada saat kami masih SMA dulu. Persiapan paling lama adalah ketika kami mencoba membagi barang bawaan apa saja yang harus dibawa di antara tas carrier yang kami bawa. Aku putuskan membawa barang paling banyak karena secara fisik memang teman-temanku setelah lulus SMA memiliki tubuh yang makin gempal dan aku merasa pada waktu itu tubuhku cukup fit untuk membackup mereka hhehehe, saat itu memang aku juga masih rajin untuk nge gym dan juga rutin jogging setiap minggunya jadi secara fisik emang siap.

13:00  

Selepas sholat jumat kami bersiap di salah satu rumah kawan kami yang ada di daerah pakem. Kami putuskan berkumpul disanan karena secara letak rumah kami berempat memang yang paling mendekati Sumbing adalah rumahnya (padahal ini dalam rangka untuk mencari makan siang gratis dan bekal uang dari ibuknya kawanku itu). Diluar dugaan kami malah menghabiskan waktu terlalu lama di rumah temanku itu, yaa itu tadi kami disuguhkan makan dulu  dan diberikan beberapa wejangan sebelum kami berangkat). Perjalanan dari rumah kawanku tersebut menuju ke Sumbing sekitar 3 jam an kurang lebih. Kami berangkat dari Yogyakarta pada waktu itu pukul 15:15 selepas sholat ashar kami langsung berangkat berbocengan naik motor dengan 2 motor varioku dan temanku. Di perjalanan sebenarnya cenderung biasa saja, karena emang kami sering melalui jalan magelang hingga ke daerah wonosobo untuk mendaki beberapa gunung disana seperti Sindoro, Prau, Merbabu, Merapi dan lain-lain. Tenang akan aku ceritakan nanti satu persatu. Ditengah perjalanan ketika Magrib kami mampir sebentar untuk istirahat sekaligus sholat. Aku ingat kami berhenti di sekitar jalan perbatasan Magelang dengan Temanggung. Mungkin sudah masuk temanggung. Masjid hijau di pinggir jalan. Cerita yang paling menyebalkan disini adalah kawanku yang dari STIS tadi malah buang air dan kami malah berhenti lama disana.

18:30

            Long story short  asyikk, sok nginggris, jadi setelah istirahat sebentar itu aku langsung tuh lanjut, karena emang sudah cukup larut ya pada waktu itu dan cuaca sudah mulai dingin kalau kita berhenti terlalu lama malah jadi mager hehehe. Perjalanan sudah mulai tuh ketemu beberapa truk dan jalanan mulai naik-naik. Berdasarkan plang di pinggir jalan kami memang sudah masuk ke daerah parakan tempat dimana basecamp pendakia gunung sumbing ada. Oiya kami mendaki melewati jalur pendakian via Garung. Itu terletak tepat di perbatasan Temanggung dan Wonosobo. Jalur ini dinilai cukup indah dan enak karena selain viewnya yang indah pendakian nggak terlalu curam meskipun perjalanan cukup panjang dan menghabiskan waktu 8-10 jam pendakian. Setelah kami sampai di posko pendakian, bagiku sendiri posko ini merupakan posko yang paling baik karena semua peraturannya benar-benar strik terutama mengenai sampah. Setiap barang bawaan yang berpotensi menjadi sampah di tulis dan ketika Kembali harus dilaporkan dan apabila menemui jumlah yang berbeda artinya kita membayar denda yang cukup lumayan.

20:15

            Kami sampai di posko garung sekitra pukul 8 malam. Kami langsung siap-siap sekaligus membeli sarung pada waktu itu yang memang diwajibakan di pendakian ini karean memang pada waktu kami mendaki adalah momen paling dingin di daerah tersebut dan bahkan bisa minus ketika dini hari. Okey kami putuskan untuk segera naik jalan saja. Perjalanan menuju pos 1 merupakan hal yang paling asyik karena di pendakian ini terdapat fasilitas ojek yang bis akita sewa untuk menuju pos 1 pendakian. Dan kalau kalian juga melihat youtube dari dzawin, ojek ini cukup gila karena di tengah jalan yang naik dan berjurang kecepatan dari motor ini sengeja dibuat untuk ngebut dan cukup ngeri-ngeri sedap yaa ini. (bisa kalian liat di yt dzawin tersebut). Ditambah dengan gelap malam dan udara yang dingin cukup, ditambah aroma tembakau yang ditanam di sekitaran jalan menambah keseruan pendakian ini. Oiya kalian hanya cukup membayar 25 ribu kalau nggak salah buat bisa naik ojek tersebut. Tapi ini lumayan banget daripada haru jalan karena bisa memotong waktu jalan sekitar 2 jam. Dengan ojek tersebut kita hanya perlu waktu 20 menit untuk sampai pos 1.

21:00

            Pos 1, kami memutuskan untuk jalan dari basecamp sekitar pukul 9 kurang seperempat dan kami sampai di pos 1 pukul 9 kurang lebih. Tanpa bas abasi sebelum udara yang terlanjur dingin pula kami putuskan untuk lanjut jalan lagi menuju ke lokasi camping ground di pos 4. Tulisan perjalannya aku lanjut di post selanjutnya yaa… see you

 


No comments:

Post a Comment

Catatan Perjalanan : Pendakian Gunung Sumbing day 1 bagian 2

  Yogyakarta, 2 Agustus 2019 21:00             Yak, aku lanjut yaa… setelah tadi naik ojek yang cukup bikin syok karena cukup ngeri juga...